Pemalang – Festival Mangga Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, kembali sukses digelar dan menjadi magnet ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Acara tahunan yang dilangsungkan selama dua hari penuh, pada 1 hingga 2 November 2025 di Lapangan Desa Penggarit, resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi, pada hari Sabtu (1/11).
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap kekompakan masyarakat Desa Penggarit yang mampu menjaga potensi lokal dan budaya. Beliau menegaskan bahwa Festival Mangga perlu terus dilestarikan karena tidak hanya memiliki nilai budaya dan memperkuat gotong royong, tetapi juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, bahkan berpeluang menembus pasar global.
🌟 Puncak Kemeriahan: Kirab dan Expo Mangga Istana
Rangkaian acara Festival Mangga 2025 menyuguhkan perpaduan antara budaya, hiburan, dan promosi ekonomi kreatif. Salah satu kegiatan yang paling ditunggu adalah Kirab Pengantin Mangga, yang menjadi simbol kekayaan hasil bumi desa.
Kirab meriah ini diawali dari objek wisata Benowo Park menuju lapangan desa, diikuti oleh Bupati Pemalang, Bapak Anom Widiyantoro, beserta istri, Wakil Bupati, dan sejumlah pejabat daerah. Selain Kirab, kegiatan utama festival meliputi:
- Audisi dan Kirab Pengantin Mangga
- Napak Tilas Mangga Istana
- Expo Aneka Mangga: Pameran dan penjualan langsung beragam jenis mangga unggulan dari petani lokal.
- Expo UMKM & Kuliner Tradisional & Modern: Menampilkan produk-produk kreatif dan olahan kuliner khas Pemalang.
- Sendratasik dan Hiburan Rakyat: Dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal dan nasional, termasuk penyanyi dangdut papan atas Ratna Antika, serta grup musik OM Sinar Harapan dan Seven Laskar Dangdut.
💰 Transaksi Tembus Angka Miliaran, Petani Meraih Kesejahteraan
Kepala Desa Penggarit, Bapak Imam Wibowo, menyatakan harapannya agar festival ini dapat terus mengangkat derajat petani mangga. Mangga dari Desa Penggarit, khususnya varietas Mangga Istana, telah dikenal luas bahkan menjadi buah tangan khas untuk Istana Negara.
Pada Festival Mangga 2022, total transaksi penjualan dilaporkan mencapai Rp1,6 miliar dalam dua hari. Pihak desa berharap angka ini dapat meningkat pada tahun 2025 seiring dengan semakin banyaknya partisipasi UMKM dan petani lokal. Kehadiran festival ini terbukti membantu mencegah harga mangga anjlok saat musim panen raya, serta membuka pasar baru bagi para petani baik secara manual maupun digital.
Festival Mangga 2025 Desa Penggarit berhasil menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan buah lokal, memperkuat sektor UMKM, dan mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha di Kabupaten Pemalang.